Nama: Minnatun Nafiah
Nim: 12001127
Deskripsi biografi: Sherly annavita rahmi
Pada waktu itu tepatnya di siang hari, saya lagi asyik-asyiknya chattingan, tiba-tiba dapat notif dari Facebook bahwa ada salah seorang teman Facebook yang Menandai akun saya di Facebook, karena saya penasaran akhirnya saya telusuri notif tersebut dan ternyata isinya Vidio tentang kisah wanita yang bernama Sherly annavita Rahmi, saya nonton Vidio itu sampai selesai, benar-benar memberikan motivasi, sherly menceritakan kisah hidupnya dari awal sekolah sampai selesai.
Setelah itu saya telusuri akun Instagram nya karena sebegitu penasaran nya saya sama sosok wanita yang sangat menginspirasi ini, awal nya saya cari nama akun Facebook nya, tapi mungkin kak Sherly ini tidak menggunakan Facebook, akhirnya saya tidak menemukan akun nya, setelah itu saya pindah ke akun Instagram, mencari info di Instagram, dan Alhamdulillah dapat akun resmi nya, akhirnya saya ikuti Instagram nya, saya lihat semua vidio-vidio nya hitung-hitung nambah ilmu dari semua pengalaman yang Sherly dapat.
Sherly annavita Rahmi adalah sosok wanita muda yang sangat menginspirasi, meskipun wajah nya tidak secantik artis, hidungnya tidak mancung seperti Ashanty, matanya yang tidak terlalu sipit, mulutnya yang tidak begitu kecil, dan alisnya yang tidak begitu tebal, tetapi dia sosok wanita yang hebat, ia lahir di Aceh 12 September 1992.
Sherly melewati masa kecil dan menyelesaikan pendidikan di Kota Lhokseumawe, Aceh Utara, Sherly aktif mengikuti berbagai ajang perlombaan, seperti MTQ, pidato, dan karya tulis sejak SMP sampai kuliah, Sherly mendapatkan juara pertama Syarhil Quran pada ajang MTQ tingkat Kota Lhokseumawe pada 2008, Pada 2012, Sherly mengikuti perlombaan pidato dalam ajang "Pemilihan Dai Cilik". Mewakili Nangroe Aceh Darussalam, Sherly berhasil menjadi seorang finalis, Di bidang penulisan, ia berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Penulisan Kebangsaan Fraksi PKS DPR RI untuk kategori umum pada 2015.
Sherly sempat kuliah satu semester kuliah di Jurusan Sastra Jepang Universitas Gadjah Mada sebelum pindah ke Jurusan Hubungan Internasional, Universitas Paramadina.
Beliau benar-benar wanita yang sangat hebat, dengan segudang prestasi, perjalanan hidup beliau penuh dengan Lika liku, tapi beliau tetap bisa menjalani kehidupan nya sampai sekarang bisa menjadi wanita yang menginspirasi banyak orang.
Beliau menjadi sorotan pemberitaan setelah penampilannya di acara Indonesia Lawyers Club (ILC), stasiun televisi TvOne, Dalam acara itu, sherly mengkritisi rencana Presiden Joko Widodo mengenai pemindahan ibu kota ke Pulau Kalimantan.
Banyak ilmu yang bisa saya dapat dari beliau, salah satu nya beliau sebagai wanita menunjukan bahwa wanita itu juga bisa terjun ke dunia publik, dan dia sangat hebat dalam berbicara, dan saya sangat suka dengan cara penyampaian nya beliau, yang mana beliau tidak banyak bertele-tele dalam sebuah penyampaian, dan beliau juga bisa menggunakan bahasa indonesia dengan baik.
Selain dari cara berbicaranya yang membuat saya termotivasi tetapi juga dari semangat dia yang tak pernah luntur, karena sejatinya hidup itu tidak selalu berjalan mulus, hidup itu penuh dengan Lika liku permasalahan, dan setelah saya cari tau tentang sebuah kehidupan yang sangat berperan aktif dengan terbentuk nya karakter beliau yang sangat hebat, dan ternyata beliau mengalami beberapa permasalahan besar, yaitu masalah pendidikan, beliau merupakan wanita yang sangat berprestasi, sehingga dengan prestasinya beliau bisa mendapatkan beasiswa di beberapa perguruan tinggi, pada waktu itu beliau sempat bingung untuk melanjutkan pendidikan nya di universitas yang mana,karena awal nya tidak mendapatkan suport yang penuh dari orang tua, tetapi setelah beliau meyakin kan kedua orang tuanya untuk melanjutkan pendidikan nya akhirnya orang tua nya menyetujuinya, dengan syarat beliau harus tetap ingat kalau beliau itu berasal dari Aceh, dan beliau harus kembali ke Aceh.
Sherly bukan berkehidupan di dalam keluarga yang kaya raya, melainkan sebaliknya, tetapi meskipun begitu beliau tidak pernah beranggapan bahwa anak orang yang tidak mampu tidak bisa melanjutkan pendidikan nya karena keterbatasan ekonomi yang di miliki keluarganya, tapi beliau membuktikan bahwa anak orang tidak mampu pun juga bisa menjadi hebat, malahan bisa lebih hebat dari pada orang yang kondisi ekonominya lebih baik,
Dengan cara kita harus semangat, kita harus bisa, kita harus mempunyai kemampuan yang hebat, yang berbeda dari yang lain, dan kita juga harus bisa membuktikan bahwa inilah kita anak orang tidak mampu tapi kami bisa mencapai sebuah cita-cita yang kita ingin kan dan yang kita dambakan.
Tidak ada kata tidak mungkin selagi kita mau berusaha, hidup itu perlu adanya perjuangan, bukan hanya ilustrasi semata, boleh bermimpi setinggi-tingginya tapi ingat mimpi itu harus di barengi dengan usaha, agar semua nya tercapai, dan tidak hanya tinggal angan-angan saja, kita harus ingat bahwa kesuksesan itu kita sendiri yang menentukan kita mau atau tidak, kalau kita mau kita harus berusaha dan diiringi do’a kalau memang memilih tidak ya sudah berangan-angan saja, memang benar manusia itu hanya bisa berencana selebihnya Allah yang menentukan, tapi kan kita harus ada usahanya dulu, karena usaha tanpa do’a itu sombong dan do’a tanpa usaha itu bohong.
Mungkin orang banyak beranggapan bahwa wanita itu tidak perlu sekolah tinggi-tinggi toh nanti ujung-ujungnya ke dapur juga, ngurusin suami juga, untuk apa sekolah tinggi-tinggi mending diam saja di rumah, anggapan seperti itu kadang yang membuat para wanita-wanita yang ingin mencapai suatu cita-citanya malah patah semangat, tetapi di era yang sekarang ini, sudah banyak wanita-wanita yang membuktikan bahwa wanita juga berhak berkarir, wanita juga berhak menggapai cita-citanya, memang benar kodrat wanita sebagai istri akan tetap terikat, tetapi selain jadi istri juga bisa menjadi wanita karir, menjadi wanita yang multi talenta, yang mana urusan nya bukan hanya sumur, dapur, kasur, melainkan juga bisa menjadi wanita hebat, apalagi peran kita sebagai ibu yang mana seorang ibu ini menjadi panutan yang baik terhadap anak-anaknya karena seorang ibu sangat berpengaruh terhadap anak.
Maka tugas kita sekarang bagi para mahasiswa harus bisa mengubah pola fikir seperti itu, kita harus buktikan kalau kita sebagai wanita juga bisa setara dengan laki-laki, karena hanya Allah lah yang paling tinggi, wanita dan laki-laki itu setara, setara di sini dalam hal bekerja, bahwa wanita juga bisa menjadi pemimpin, bukan hanya laki-laki yang bisa, kita harus buktikan inilah para wanita-wanita hebat, yang mana dulunya banyak beranggapan wanita itu tidak perlu sekolah tinggi-tinggi tidak ada gunanya, dan sekarang mereka yang beranggapan seperti itu bisa sadar kalau pendidikan tinggi itu tidak hanya berfungsi kepada laki-laki melainkan juga berfungsi kepada wanita, Kita harus benar-benar memusnahkan pradigma seperti itu, supaya kami para wanita bisa lebih semangat lagi untuk menggapai cita-citanya, tidak ada lagi anggapan-anggapan yang mematahkan semangat seperti itu.

Komentar
Posting Komentar